Biasa bulan Desember adalah bulan yang dinanti nantikan umay nasrani termasuk saya, nama sehari sebelum Natal tepatnya 24 Desember 2018 saya terserang stroke secara tiba tiba. Sakit kepala seperti vertigo dan lemas luar biasa.Dalam hati saya berdoa semoga saya tidak pingsan karna saya tinggal sendiri, setelah badan sudah agak bertenaga,saya berusaha bangun,mandi dan mempersiapkan diri untuk kekantor.Sesampainya dikantor tidak merasakan apa apa. Tetapi sekitar jam 10 serangan stroke itu datang lagi pusing yang tertahankan dan lemas luar biasa mulut mulai mengsong kekiri.Melihat keadaan sudah kondusif teman teman berinisiatif melarikan ke rumah sakit terdekat RS.Husada.
Seibanya dirumah sakit langsung keruangan unit gawat darurat (UGD) dan langsung ditangani dokter jaga yang bertugas. Setelah melihat kondisi dokter menyatakan terserang stroke ringan sebelah kiri disarankan untuk CT Scan.Hasil CT Scan memperlihatkan adanya sumbatan darah diotak kanan istilah kedokterannya Stroke Iskemik. Kurang lebih 1 minggu dirawat akhirnya diperbolehkan pulang.
Dibantu dengan abang diantar kerumah orang tua yang berada di Bogor, selama 3 bulan berobat kesana kemari agar cepat pulih, namun stroke perlu penyembuhan waktu yang lama. Selama 3 bulan pun masih tetap bekerja lewat HP via WA atau e-mail walau dalam keterbatasan. Memasuki bulan ke 4 tangan kiri sedikit mulai bisa digerakan berjalanpun harus dibantu tongkat namun sayangnya pimpinan perusahaan menghubungi mengatakan sesuatu yang kurang berkenan di berkata " Jangan terlalu lama tinggal di Bogor nanti jadi malas makan tidur saja kerjanya " .Saya hanya terdiam walaupun kecewa atas perkataaan pimpinan ini.
April,2019 saya kembali ke Jakarta walau masih lemah akhirnya kembali untuk bekerja walau dengan 1 tangan. Dari pada kena sindiran dari pimpinan lagi.Dalam proses penyembuhan terapi akupuntur seminggu sekali dan tak lepas terus berdoa dan berdoa untuk kesembuhan dari Ilahi.pelan tapi pasti tangan dan kaki lebih kuat dari sebelumnya.Dan tetap kontrol kedokter seminggu sekali karna ditakutkan serangan kedua bisa lebih parah.
Memasuki thn 2020 tetapi akupuntur menjadi 2 minggu sekali , dari situ pelan pelan mulai lepas tongkat hingga saat ini.Rangkuman dari pengalaman ini jangan pernah berputus asa, berdoa selalu dan berusaha Tuhan selalu menjaga kita selamanya.Amin
No comments:
Post a Comment